Wednesday, 9 December 2015

Review Jurnal “The Problem of the Italo-Croato-Slovene border delimitation in the Northern Adriatic”



Laut Adriatik merupakan contoh kasus dari perubahan geografis politik laut yang sangat ilustratif. Pada tahun 1990an, Yugoslavia dipecahkan menjadi Kroasia dan Slovenia. Sebagai konsekuensinya, Kroasia dan Slovenia mulai melakukan delimitasi batas internasional mereka. Kroasia dan Slovenia mengambil alih wilayah Yugoslavia yang sebelumnya, termasuk kekuasaan di wilayah Laut Adriatik. Proses penetapan batas maritim menimbulkan sengketa antara kedua demokrasi yang baru terbentuk tersebut, dan hal tersebut merupakan hambatan besar bagi kegiatan kerjasama dan aspek kemakmuran di Laut Adriatik Utara.

Sistem batas laut Adriatik Utara merupakan warisan dari delimitasi Italia dan Yugoslavia sebelumnya. Bentuk akhir dari sistem batas akan diketahui pada saat penyelesaian akhir batas maritim antara Kroasia dan Slovenia. Selama masalah belum terselesaikan, terdapat beberapa opsi yang memungkinkan. Delimitasi antara Itali dan Yugoslavia tidak dipertanyakan sejauh ini sehingga akan memberikan dasar yang baik untuk batas maritim di masa yang akan datang.

Dalam penyelesaian sengketa perbatasan ini, sebuah komisi bersama perbatasan dibuat untuk melakukan delimitasi dan demarkasi secara presisi. Tugas penentuan batas tersebut terlihat mudah karena sebagian besar batas telah di desain sejak abad pertengahan. Namun masih ada permasalahan batas yang belum selesai seperti yang ada di perbatasan selatan dari kerajaan romawi, batas provinsi dan batas dual-monarki termasuk Austria. Karena garis batas antara Republik Yugoslavia yang terdahulu telah menjadi garis batas negara, garis tersebut kemudian menjadi garis pembagi politik, ekonomi dan moneter yang membagi dua entitas paling makmur dari federasi sebelumnya (Kroasia dan Slovenia) . Mereka mendefinisikan wilayah mereka berdasarkan teori yuridis, geografis, historis, dan politis. Penetapan batas maritim mengalami kesulitan karena Kroasia dan Slovenia memiliki sudut pandang prinsip pendefinisian garis batas yang berbeda. Selain itu, kemakmuran regional erat kaitannya dengan pengaturan garis batas dan pengaturan antar negara, sehingga masing-masing negara tentu akan memperjuangkan garis batas yang menguntungkan bagi negaranya sendiri.
Garis batas maritim Slovenia dan Kroasia merupakan permasalahan khusus. Batas darat kedua negara ditarik sampai ke teluk kecil Piran. Kroasia cenderung menentukan batas maritim berdasarkan prinsip sama jarak. Pasal 15 Konvensi Laut Internasional 1982 menyatakan bahwa garis tengah dapat diadopsi apabila kedua pihak sama-sama setuju untuk mengadopsinya. Sedangkan di sisi Slovenia, negara ini ingin menerapkan pasal 12 dari konvensi laut teritorial 1958 yang menyatakan bahwa jalan akses menuju ke laut internasional merupakan hal yang penting bagi sebuah negara. Garis tengah di Teluk Piran akan menghambat perekonomian Slovenia ( pada aspek perikanan dan pariwisata) dan tidak memberikan akses bebas ke pelabuhan laut Koper milik Slovenia. Selain itu, di tahun 1980, nelayan Slovenia mengatur maricultures di teluk Piran yang dekat dengan pantai Kroasia. Dua prinsip Yuridis yaitu ‘sui generis’ dan ‘uti posidetis iuris’ diimplementasikan oleh Slovenia dalam kasus ini.
Sampai saat jurnal ini dibuat (2001), tahap delimitasi dari garis batas maritim Slovenia dan Kroasia masih di tahap pertama yakni sebuah komisi bilateral sedang menentukan kriteria sedangkan studi di bidang ilmu geodesi juga sedang dilakukan. Dua tahap selanjutnya akan menentukan batas lengkap dari delimitasi dan demarkasi, pengalaman dari negara lain menunjukkan penyelesaian garis batas tersebut akan memakan waktu bertahun-tahun.

Penyelesaian batas tersebut tidak sesederhana hanya dengan mengharapkan pengertian dari masing-masing pihak. Di sisi Slovenia, negara ini berkeinginan memiliki jalan akses menuju laut bebas, namun di sisi lain Kroasia tidak ingin proporsi lautnya berkurang karena adanya akses menuju laut lepas bagi Slovenia. Apabila dipikirkan secara sederhana, bisa saja disarankan agar Kroasia dimohon untuk berkenan memberikan akses bagi Slovenia ke laut bebas, sedangkan Slovenia dimohon untuk dapat menerima akses menuju ke laut lepas tersebut dengan “lapang dada” dan “menerima apa adanya” akses yang disediakan atau disepakati dengan Kroasia. Namun kembali lagi, dalam penentuan akses ke laut lepas nanti ini pun tentu akan membawa kondisi sengketa yang lain sebab masing-masing negara, baik Kroasia dan Slovenia, tentu mempertahankan dan memperjuangkan kemakmuran negaranya masing-masing. Hal tersebutlah yang membuat persoalan penentuan batas maritim menjadi pekerjaan rumah yang berlarut-larut bagi kedua negara ini.

Kroasia dan Slovenia berinisiatif ingin membawa masalah ini untuk diselesaikan melalui arbitrase, namun penyelesaian dengan arbitrase umumnya tidak akan membawa mereka pada solusi yang mutualisme. Di samping itu penyelesaian dengan arbitrase tentu akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Penyelesaian dengan negosiasi menjadi solusi yang paling menarik dan berpotensi memberikan keuntungan bagi kedua negara dalam penyelesaian sengketa tersebut. Selain itu, penyelesaian ini juga dapat memperkuat posisi kedua negara di komunitas internasional.
Apabila memang dirasa tidak menemukan solusi yang melegakan bagi kedua negara, kerjasama perbatasan akan menjadi solusi lain yang cukup baik apabila melihat kondisi dari sengketa Slovenia dan Kroasia. Apalagi melihat fakta bahwa sebenarnya mereka dahulunya merupakan suatu kerajaan Yugoslavia.

Surveyor Dalam Kaitannya Dengan Penentuan Batas Maritim



Surveyor sangat erat kaitannya dengan kegiatan pemetaan dan pengukuran, namun sayangnya banyak masyarakat belum memahami secara jelas dan populer tentang peran disiplin ilmu ini. Jangankan untuk tujuan yang lebih besar, peran-peran surveyor dalam pengukuran pun terkadang sering luput dari pandangan masyarakat. Padahal surveyor memiliki potensi yang besar untuk berkontribusi dalam kegiatan teknis maupun non-teknis, dari yang skala kecil sampai skala besar, dari yang menyangkut kepentingan individu maupun sebuah negara. Surveyor memiliki peran yang besar dalam dunia yang sesungguhnya. Melalui teknologi geospasial yang dikuasainya, seorang surveyor mampu melakukan hal-hal yang memiliki urgensi serta berdampak global, salah satunya adalah penentuan garis batas maritim antara 2 negara. Penentuan garis batas maritim merupakan salah satu kontribusi surveyor dalam memetakan kedaulatan negara. 

Peran surveyor dalam penentuan batas maritim sangat penting, sebab batas maritim antar dua negara ini akan berhubungan dengan status dan kekuasaan masing-masing negara sehingga hal ini tentu akan mendapatkan perhatian khusus dari kedua negara. Sebagai orang profesional yang bertanggung jawab dan memiliki kapabilitas, surveyor seharusnya mampu melakukan asistansi dalam penetapan batas maritim antara dua negara secara teknis. Pembuatan garis batas yang dilakukan semestinya dibuat secara obyektif, tegas, dan efektif sesuai dengan aturan konstitusional dan kondisi geografis kedua negara. Batas yang dibuat ini nanti diharapkan tidak menjadi pemisah hubungan politis antara 2 negara melainkan sebisa mungkin menjadi sarana bagi kedua negara untuk dapat berkoordinasi dan bekerja sama dalam berbagai kepentingan. Dalam konteks terjadinya sengketa dan konflik, seorang surveyor diharapkan mampu memberikan opsi penyelesaian teknis yang relevan dan akurat agar menjadi solusi bahkan menjadi jembatan penghubung kepentingan antara 2 negara. Dalam hal penegasan batas maritim di lapangan, surveyor pun diharapkan mampu melakukan stake out secara presisi dan akurat sehingga apa yang ia tandai di lapangan akan selaras dengan apa yang telah ia buat di atas peta.

Hal yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana seorang surveyor dapat bertindak senetral mungkin dalam kontribusinya dalam penetapan batas maritim. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang tentu memiliki kecenderungan ketika dihadapkan kepada 2 hal secara terus menerus. Disinilah profesionalitas dan kapabilitas seorang surveyor diuji, yaitu ketika surveyor harus memberikan rekomendasi secara obyektif, baik secara teknis maupun secara diplomatis dengan komunikasi yang baik. Dengan memahami secara komprehensif mengenai tanggung jawabnya, maka seorang surveyor dapat memberikan argumen dan solusi penetapan batas maritim yang relevan bagi kedua pihak. Melalui pengalaman dan pengetahuan yang telah didapat, seorang surveyor akan mampu memberikan solusi penetapan batas maritim secara bijak yang penting dalam pengambilan keputusan dan perundingan batas maritim antara dua negara.

Saturday, 30 May 2015

Mengamati Kondisi Terumbu Karang dengan Teknologi Penginderaan Jauh


Terumbu karang merupakan bagian dari ekosistem utama di muka bumi yang terbentuk secara alami. Ekosistem ini dihuni oleh ribuan tumbuhan dan hewan unik yang bernilai tinggi. Lebih dari seperempat spesies laut menggantungkan hidupnya pada ekosistem terumbu karang yang sehat. Terumbu karang menjadi sumber makanan utama, penghasil pemasukan dan sumber daya bagi jutaan orang melalui peranannya dalam hal pariwisata dan perikanan. Terumbu karang juga turut menghasilkan senyawa kimia penting untuk obat-obatan dan menyediakan barrier gelombang alami sebagai pelindung bentuk pantai dan garis pantai dari badai (storms), tsunami dan banjir (floods) melalui pengurangan aksi gelombang yang ditimbulkannya (Wallace, 1998; The Coral Reef Alliance, 2002). Peran ekosistem terumbu karang yang amat penting ini menuntut manusia untuk mampu menjaga ekosistem terumbu karang secara intensif.

Gambar 1. Terumbu karang pada kedalaman tertentu dapat dideteksi melalui citra satelit

Di sisi lain, ekosistem terumbu karang merupakan sumberdaya wilayah pesisir yang sangat rentan terhadap kerusakan, terutama yang disebabkan oleh perilaku manusia/masyarakat disekitarnya. Oleh karena itu pemanfaatannya harus dilakukan secara ekstra hati hati. Apabila terumbu karang mengalami kematian (rusak) maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat pulih kembali. Berkaca pada kenyataan tersebut, penting bagi manusia untuk bisa mengamati perkembangan ekosistem terumbu karang agar dapat mempertahankannya.

Salah satu teknologi yang dapat membantu manusia mengamati ekosistem terumbu karang adalah melalui penginderaan jauh. Pengamatan di kawasan terumbu karang dapat dilakukan dengan menggunakan data satelit penginderaan jauh untuk memberikan gambaran tentang distribusi dan kondisi terumbu karang di perairan dangkal dengan cakupan wilayah yang luas. Citra resolusi menengah seperti Landsat dapat digunakan untuk melakukan pengamatan terumbu karang, seperti yang dilakukan oleh Jupp, et al (1985), dalam penelitiannya menggunakan citra landsat_TM untuk memetakan kawasan terumbu karang di Great Barrier Reef, Australia. Sementara Kuchler, et al (1986), memperkirakan bahwa penetrasi citra landsat kedalam air jernih sekitar 10 m untuk kanal 0,5 – 0,6 μm, 3 meter untuk kanal 0,6 – 0,7, 1 meter untuk kanal 0,7 – 0,8 μm dan hanya 10 cm untuk kanal 0,8 – 1,1 μm. Selanjutnya dikatakan bahwa kanal 0,5 – 0,6 μm pada citra landsat terbaik untuk pengukuran pada daerahdangkal dengan kedalaman 3 – 15 meter. 

Metode yang digunakan untuk mendapatkan informasi terumbu karang adalah metode yang didasari oleh Model Pengurangan Eksponensial (Standard exponential attenuation model). Dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh, kondisi ekosistem terumbu karang di area yang luas dapat diketahui secara langsung. Kelemahan dari teknologi ini adalah kapabilitas analisa kondisi terumbu karang hanya dapat dilakukan pada kedalaman tertentu, umumnya antara 0-10 meter. Hasil dari analisa ekosistem terumbu karang dengan citra satelit ini dapat diketahui seberapa besar kondisi terumbu karang yang hidup dan yang mati, serta organisme penutup dasar laut yang lain.
Mengetahui perkembangan kondisi terumbu karang dapat membuat manusia lebih waspada dan tahu tindakan apa yang perlu dilakukan untuk menjaga kelangsungan ekosistem terumbu karang. Melalui analisis tersebut maka pengelolaan wilayah pesisir lebih terarah dengan dukungan informasi serta data-data yang mendukung, sehingga prediksi tindakan antisipatif yang dilakukan lebih maksimal.

Sumber : Rauf, A., & Yusuf, M. (2004). Studi Distribusi dan Kondisi Terumbu Karang dengan Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh di Kepulauan Spermonde, Sulawesi Selatan. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 9(2), 74-81.
Rudi, E. (2005). Kondisi terumbu karang di perairan Sabang Nanggroe Aceh Darussalam setelah tsunami. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 10(1), 50-60.

Thursday, 21 May 2015

Alasan dibalik Pengelolaan Pulau-pulau Kecil Terluar di Indonesia


Gambar 1. Indonesia yang kaya akan suku bangsa
 
Negara kepulauan adalah sebutan yang telah melekat pada Negara Indonesia. Negara dengan lebih dari 1000 suku bangsa ini juga memiliki kepulauan yang sangat banyak, sekitar 17000 lebih pulau, tidak heran apabila Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan.  Pulau-pulau itu tersebar merata dan tidak hanya terdiri atas pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Irian, namun juga pulau-pulau kecil yang ada di sekitar pulau-pulau besar tersebut. Termasuk juga di wilayah-wilayah dekat perbatasan Indonesia dengan negara lain, sebab terkadang garis pangkal kepulauan Indonesia ditarik menghubungkan pulau-pulau kecil terluar di Indonesia.

Pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil perlu untuk dilakukan karena Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil merupakan bagian dari sumber daya alam yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan kekayaan yang dikuasai oleh negara, yang perlu dijaga kelestariannya dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, baik bagi generasi sekarang maupun bagi generasi yang akan datang. Alasan tersebut sudah jelas tertera dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil. Namun terkadang sering segelintir orang masih menyuarakan bahwa pengelolaan pulau-pulau kecil terluar itu perlu dilakukan agar pulau-pulau kecil tersebut tidak direbut atau diklaim negara lain, padahal hal tersebut merupakan pernyataan yang sama sekali tidak tepat secara hukum. Suatu pulau dinyatakan menjadi "milik" atau kedaulatan negara lain bukan berdasar siapa pengelola pulau tersebut namun didasarkan pada sejarah negara yang pernah menguasai pulau tersebut. Misalnya saja Indonesia yang sebelumnya sempat dikuasai oleh Belanda dan kemudian memproklamasikan kemerdekaan,  maka daerah-daerah Indonesia yang dahulunya merupakan jajahan Belanda akan menjadi bagian dari wilayah Indonesia. Sehingga tidak mungkin apabila daerah (pulau) yang dahulunya merupakan jajahan Belanda dan telah menjadi wilayah kedaulatan Indonesia kemudian dapat direbut oleh negara tetangga dengan begitu saja hanya karena tidak dikelola, kedaulatan suatu negara tidaklah sebercanda itu.

Seperti pada kasus Sipadan dan Ligitan, dimana kedua pulau ini diklaim secara bersamaan oleh Indonesia dan Malaysia.  Pertimbangan kunci untuk memutuskan milik siapa seharusnya pulau-pulau tersebut adalah fakta bahwa pemerintah Inggris (penjajah Malaysia) yang telah melakukan tindakan administratif secara nyata berupa penerbitan ordonansi perlindungan satwa burung, pungutan pajak terhadap pengumpulan telur penyu sejak tahun 1930, dan operasi mercu suar sejak 1960-an. Dapat dikatakan bahwa hasil akhir dari kasus ini adalah Indonesia belum berhasil menambah pulau, bukan kehilangan pulau sebab secara hukum Indonesia juga belum pernah memiliki pulau Sipadan dan Ligitan.

Maka dari itu, sebenarnya pengelolaan wilayah pesisir dan khususnya pulau-pulau kecil dilakukan agar kesejahteraan masyarakat lokal dapat terbina dan membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh di Indonesia ini. Selain itu juga untuk mengupayakan sumber daya agar dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, seperti yang sudah dijelaskan di bagian awal.

Memiliki semangat untuk mengelola dan mengupayakan wilayah pesisir dan pulau kecil secara maksimal tidaklah salah. Hanya saja hal tersebut perlu didukung dengan pemahaman mendalam dan mendasar untuk menjaga nama baik Indonesia di mata dunia dan menjaga niat itu sendiri agar tetap konsisten.

Monday, 20 April 2015

The Power of a Farmer


Tanah menjadi aset yang sangat berharga saat ini. Investasi pada tanah menjadi sangat menguntungkan karena harganya tidak pernah turun, hingga Mark Twain pun mengatakan, "Buy land, they're not making it anymore". Selain itu, tanah bersifat multifungsi, bisa digunakan untuk apapun. Salah satunya untuk dijadikan lahan pertanian. Nah, sebagai negara dengan kondisi tanah yang terbatas, Belanda menyadari hal itu. Belanda mencari segala cara untuk memperbanyak tanah mereka dan mencari cara untuk mengupayakan tanah mereka yang sedikit itu. Sejauh ini ? mereka berhasil ! Ingin tahu rahasia dan strategi Belanda mengolah tanah mereka ? Check this out !

Gambar 1. Kegiatan Petani Belanda
Sumber : http://www.istockphoto.com/photos/farmer

Bangsa Belanda mengupayakan lahan mereka secara maksimal. Bangsa ini menyadari benar kesuburan yang dimiliki tanah di wilayah mereka. Inilah sisi "keren" dari petani-petani di Belanda. Mereka sadar akan potensi pertanian yang dimiliki dan bertekad melakukan inovasi berkelanjutan di Negara mereka. Mereka menjaga 2 komponen utama pertanian itu sendiri, yaitu tanah dan bibit tanaman.

Berbagai sistem pertanian diterapkan oleh petani. Mulai dari pertanian konvensional dengan banyak variabel eksternal yang ditambahkan pada tanaman, kemudian sistem pertanian organik yang sama sekali tidak menggunakan bahan seperti pestisida, herbisida, dan sebagainya, sampai sistem pertanian yang terintegrasi dengan menerapkan sistem pergiliran lahan untuk meningkatkan daya tahan lahan terhadap dampak lingkungan. Pergiliran lahan juga membuat tanah menjadi lebih kaya akan nutrisi dan zat hara. Belanda sangat memperhatikan masalah ini. Sejauh ini terlihat biasa saja ? Tunggu, mari kita lihat bagian selanjutnya.

Sejak tahun 1991, beberapa provinsi di Belanda telah berusaha untuk membentuk suatu jaringan untuk memonitor kualitas tanah (soil-quality monitoring network). Tujuan jaringan ini untuk mengetahui kondisi kesuburan tanah berdasarkan riwayat penggunaan tanah tersebut, air tanah, dan tipe tanah itu sendiri. Aspek keberlanjutan membuat Belanda tidak hanya melihat kondisi kesuburan tanah mereka saat ini, tapi juga di masa lalu, dan masa yang akan datang. Selain itu karena mereka memiliki cakupan pertanian yang cukup luas, untuk meningkatkan produksi mereka banyak menggunakan peralatan seperti pesawat dan alat lainnya untuk membantu melakukan perawatan tanaman. Bagaimana ? That is cool right ?

Gambar 2. Teknologi Pertanian Belanda, 2010 The Netherlands Precision Agriculture Project (PPL)
Sumber : http://www.phaff.com/en/content/2010-the-netherlands-precision-agriculture-project.html

Belanda tidak main main dalam mengembangkan sektor pertaniannya. Bak partai politik yang dalam masa kampanye, Belanda memiliki slogan di bidang pertanian. Slogan pertama adalah doing more with less, mereka percaya kalau untuk meningkatkan produksi, bisa dengan menggunakan lahan yang kecil, semakin hemat dalam penggunaan listrik, air dan faktor produksi lainnya. Dengan menyadari betapa sedikit dan terbatasnya sesuatu yang kita punya, maka kita akan semakin menghargai sesuatu itu, itulah yang dialami Belanda dan mereka banyak melihat kesempatan dalam kesempitan. That is a great job !

Slogan kedua adalah higher added value, yaitu dengan mencoba meningkatkan nilai tambah sebuah produk melalui mekanisme teknologi terbaru. Nah, karena itulah mereka sangat menekuni bidang riset dan mengembangkan benih-benih tanaman untuk mendapatkan hasil yang optimal. Mereka mengembangkan benih agar dapat memberikan buah dengan keuntungan lebih dalam jangka waktu yang panjang. Ibaratnya nih, 1 kg benih tomat di Belanda bernilai lebih mahal daripada 1 kg emas di eropa. How could ? karena keuntungan berkelanjutan yang dapat di hasilkan oleh benih itu.  Universitas-universitas di Belanda banyak yang mendedikasikan diri untuk melakukan riset bagi negara dan dunia. Dari riset-riset ini kemudian digulirkan inovasi-inovasi, di antaranya untuk industri pertanian.

Gambar 3. Agrikultur berbasis Riset
Sumber : http://hollandhubaustralia.com.au/sectors/agriculture-food/

Seperti pada tahun 2011 lalu. Belanda telah melakukan uji penanaman tiga puluh jenis kentang di lahan asin. Ini adalah uji coba pertama dari serangkaian uji coba lain. Tujuan utamanya adalah menanam kentang asin yang dapat tumbuh di seluruh dunia, karena bagi jutaan orang, kentang adalah makanan sehari-hari. Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa dua jenis kentang Belanda ternyata dapat tumbuh dengan baik di kawasan asin. Uji ini sangat penting karena dalam sepuluh tahun mendatang, satu miliar hektar lahan pertanian di seluruh dunia tidak layak lagi untuk pertanian tradisional. Ini dikarenakan mengasinnya lahan pertanian. Dalam hal ini, Belanda melakukan penelitian yang bisa diterapkan di seluruh dunia. Belanda berusaha mengembangkan produk-produk, dengan dasar komersial atau sosial. Di lahan uji, juga ditanam tanaman laut serta tumbuh-tumbuhan liar tahan asin, di antaranya adas. Sayuran ini tumbuh dengan baik dan disajikan di restoran-restoran Texel. Jika petani berhasil 'mengendalikan' tanaman ini, maka juga bisa dipasarkan sebagai tumbuhan pertanian. Rupanya Belanda mengikuti fenomena alam dan berusaha beradaptasi dengan baik. Keren bukan menjadi petani di Belanda dengan berbagai inovasinya ? Dari sini kita bisa melihat bahwa petani bisa memiliki power yang besar apabila dilihat dari sudut pandang yang lain.

Saking fokusnya pada sektor pertanian, salah satu daerah di Belanda, tepatnya Pemerintah kotapraja di Westland, telah mendedikasikan diri sebagai kota pertanian dan tidak melirik sektor lain sebagai penopang ekonomi kota tersebut. Tidak heran jika Belanda mampu jadi eksportir yang terbesar di dunia pertanian setelah Amerika Serikat.  

Belanda memang tidak berhenti sampai disitu. Di sisi lain untuk menambah perbendaharaan tanah mereka, Belanda tekun melakukan reklamasi padahal kegiatan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Siapa yang menyangka, justru wilayah-wilayah pinggir laut yang dulu semestinya adalah laut kini menjadi lahan pertanian yang subur, peternakan, dan lokasi utama agroindustri yang mampu menyumbang 20 persen terhadap pendapatan nasional (PNB) Belanda. Semuanya berkat dari reklamasi tersebut. Di Belanda, Daratan baru hasil dari reklamasi menghasilkan sebuah provinsi baru bernama Flevoland yang dulunya adalah lautan. Eureka ! Mereka berhasil menemukan "harta karun" mereka.

Indonesia sepertinya perlu belajar dari peradaban Belanda. Belanda adalah negara yang tidak pernah berhenti belajar dan berinovasi. Negara yang luasnya tidak lebih besar daripada pulau Jawa ini memiliki rahasia peradaban yang luar biasa. Banyak orang bilang, kita sebagai manusia dalam menjalani hidup harus banyak belajar dari masa lalu. Otto Frank pernah berkata "to build up a future, you have to know the past". Sebuah negara terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Indonesia merupakan bangsa yang besar, namun besar bukan berarti segalanya, buktinya Indonesia kini juga mengadapi berbagai masalah yang rumit. Ada baiknya Indonesia belajar dari masa lalu. Bukan hanya belajar dan mengenang masa-masa perjuangan dulu, namun belajar pada tokoh di masa lalu, yaitu negara Belanda. Tidak perlu belajar dari hal-hal yang terlalu tinggi, mulai saja dari hal sederhana yang sebenarnya adalah jati diri Indonesia sendiri. Agroindustri. Bukankah orang bilang tanah kita tanah surga ? sampai tongkat, batu, dan kayu pun jadi tanaman.

Referensi :
De Buck, A. J., et al. "Farmers’ reasons for changing or not changing to more sustainable practices: an exploratory study of arable farming in the Netherlands." The Journal of Agricultural Education and Extension 7.3 (2001): 153-166.
Soczo, E. R., and J. J. M. Staps. "Review of biological soil treatment techniques in the Netherlands." Contaminated Soil’88. Springer Netherlands, 1988. 663-670.
http://internasional.kompas.com/read/2011/08/03/15233380/Kentang.Belanda.Tumbuh.di.Lahan.Asin. Diakses pada 16 April 2015.

Rijkersplein, Dorus. http://news.detik.com/read/2013/11/17/173444/2415273/103/pada-belanda-kita-belajar-tani-dan-pangan. Diakses pada 16 April 2015.

#HollandWritingCompetition2015

Saturday, 28 March 2015

Posisi Silang Indonesia dalam Kaitannya menuju Poros Maritim Dunia



Indonesia sedang gencar-gencarnya merintis diri sebagai poros maritim dunia. Gebrakan tersebut tentu bukanlah menyangkut hal yang sederhana, melainkan menuntut Indonesia dapat memiliki perencanaan kebijakan menyangkut berbagai hal yang bersifat jangka panjang dan menyeluruh yang mengatur aspek kemaritiman. Telah kita ketahui bahwa Kepulauan Indonesia terletak pada posisi silang, yakni di antara dua benua, yaitu Benua Asia dan Australia; serta di antara dua samudera, Samudera Hindia dan Samudera Indonesia. Kesadaran itu telah ditanamkan sejak awal ketika duduk di bangku sekolah. Biasanya, setelah itu diterangkan makna dari posisi silang itu. Makna geopolitik posisi silang Indonesia itu dapat dilihat dari beberapa aspek. Dalam hal ideologis, Indonesia berada di antara ideologi kapitalisme di Selatan dan komunis di sebelah utara. Walaupun begitu Indonesia mampu mendedikasikan diri untuk memiliki Pancasila sebagai ideologi tunggal di Indonesia yang sesuai dengan kepribadian bangsa dan budaya Indonesia. Dalam hal politik, Indonesia berada di antara dua sistem politik yang berbeda, yaitu demokrasi Australia dan demokrasi Asia Selatan. Dalam hal ekonomi, Indonesia berada di antara sistem ekonomi liberal Australia dan sistem ekonomi sentral Asia, sehingga Indonesia menjadi inti jalur perdagangan lalu lintas dunia, sehingga kebijakan maritim di Indonesia tentu akan dipertimbangkan karena berhubungan dengan aspek ekonomi dari negara-negara tersebut. Selain itu Indonesia menjadi jalur transportasi negara-negara lain, hal inilah yang kemudian menjadi sumber devisa bagi Indonesia sendiri di bidang perekonomian. Karena posisi strategis Indonesia ini, hubungan dengan negara lain serta ikatan dagang lalu lintas perdagangan dengan negara lain dapat dikondisikan damai dan lancar. Dengan membangun hubungan baik dengan negara lain maka akan turut mengangkat nama Indonesia di mata dunia, dan hal itulah yang dapat menjadi salah satu poin positif agar Indonesia bisa menjadi poros maritim dunia. Dalam hal sistem pertahanan, Indonesia berada di antara sistem pertahanan maritim di selatan, dan sistem pertahanan kontinental di utara. Hal ini akan membuat berbagai kebijakan di kedua sistem pertahanan tersebut juga mempertimbangkan sistem pertahanan yang ada di Indonesia agar tidak terjadi pertentangan yang cukup kontras.

Dengan melihat pembahasan diatas, dapat diambil benang merah betapa beruntungnya Indonesia dengan posisinya di Samudra Hindia. Keberuntungan ini juga mendukung potensi Indonesia untuk mewujudkan diri sebagai poros maritim dunia. Samudra Hindia menyumbangkan andil yang besar dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Apalagi apabila ditinjau dari aspek geografi. Kondisi Indonesia yang berada di persimpangan memungkinkan Indonesia untuk dapat diakses secara mudah oleh berbagai negara. Peran Indonesia sebagai jalur perdagangan internasional sejak jaman penjajahan dahulu kala, telah menjadi bukti bahwa sebenarnya Indonesia memiliki potensi yang luar biasa yang sampai saat ini belum dikembangkan secara maksimal.

Apabila ingin digali dan ditelaah lebih jauh lagi, berbagai kondisi di Indonesia menyimpan potensi yang luar biasa kayanya, bahkan tantangan-tantangan Indonesia pun bisa diputarbalikkan menjadi suatu hal yang menguntungkan bagi Indonesia. Hanya saja, hal ini kembali lagi kepada diri masing-masing. Kesadaran Bangsa Indonesia sendiri atas pentingnya mengelola semua warisan nenek moyang dan anugrah yang telah diturunkan kepada Indonesia ini. Sebab pada dasarnya, kita tidak hanya hidup untuk diri kita sendiri, namun juga untuk generasi-generasi kita yang akan datang. Meningkatkan martabat Indonesia di mata dunia dengan melakukan pengelolaan wilayah secara baik, termasuk juga menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.


Sumber : http://infoindonesiakita.com/2014/09/12/posisi-silang-indonesia-dan-pengaruhnya/

Friday, 20 March 2015

Mengintip Ekosistem dan Sumber Daya Teluk Balikpapan


Ekosistem dan sumber daya di suatu wilayah adalah 2 hal yang tidak dapat dipisahkan. Apa dan bagaimana saja jenis sumber daya yang ada di suatu kawasan tergantung pada ekosistem yang terbentuk didalamnya. Sumber daya yang ada tersebut juga terkadang turut mendukung terbentuknya ekosistem yang baru. Seperti apakah ekosistem dan sumber daya yang ada di wilayah pesisir Indonesia ? Ada baiknya mengintip ekosistem dan sumber daya di wilayah pesisir Kalimantan TImur, tepatnya di Teluk Balikpapan.

Di Teluk Balikpapan berkembang ekosistem Mangrove. Ekosistem Mangrove merupakan habitat bagi beragam jenis ikan, kepiting, udang, kerang, reptil dan mamalia. Detritus dari Mangrove merupakan dasar pembentukan rantai makanan bagi banyak organisme pesisir dan laut. Hutan mangrove dengan sistem perakarannya yang kokoh mampu menahan hempasan ombak dan mencegah abrasi pantai, selain itu juga berfungsi untuk perangkap sedimen dan dapat menetralisir sebagian senyawa-senyawa yang bersifat racun.


Penduduk setempat telah lama memanfaatkan mangrove. Mereka menggunakan kayu mangrove untuk bahan bangunan, arang, dan kayu bakar. Beberapa jenis mangrove tertentu dimanfaatkan sebagai obat luka akibat tersengat ikan. Selain itu penduduk menangkap ikan, udang, kepiting dan bahan makanan lainnya di kawasan mangrove. Seperti juga mangrove di tempat lain, hutan mangrove di Teluk Balikpapan terancam oleh bertambahnya penduduk yang membutuhkan lahan dan sumber daya alam. Antara tahun 1998-1999 sebanyak 929 hektar atau lima persen dari hutan mangrove di Teluk Balikpapan dikonversi untuk tambak udang, perumahan, dan terminal pelabuhan (Boer dan Udayana, 1999).

Meskipun secara umum kondisi hutan mangrove di Teluk Balikpapan masih baik, namun terjadi penurunan luasan hutan mangrove dari tahun ke tahun dan dampaknya sudah mulai dirasakan. Hal ini terbukti dari hasil tangkapan nener bandeng (Chanos chanos) dan benur udang windu (Penaeus monodon) di perairan Sungai Somber, Riko dan Sesumpu, yang cenderung menurun dari waktu ke waktu dan salah satu penyebabnya adalah kerusakan mangrove.

Kombinasi hutan mangrove dengan sistem perairan sungai-sungai yang bermuara di teluk membentuk kekhasan suasana alam yang unik. Potensi lain yang sangat menarik sebagai objek wisata alam adalah adanya mamalia laut seperti pesut (Orcaella brevirostris) dan duyung (Dugong dugon) di beberapa lokasi di perairan Teluk Balikpapan.

Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) yang berada di sub DAS Wain merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem kawasan Teluk Balikpapan. Keberadaan sub DAS Wain sangat berpengaruh terhadap kesehatan Teluk Balikpapan, sebagai contoh sumbangan sedimentasi yang berasal dari Sub DAS Wain yang rendah karena adanya upaya pengelolaan HLSW.Di dalam kawasan Teluk Balikpapan terdapat sub-sub DAS lainnya yang dapat dikelola seperti pengelolaan subDAS Wain. Diharapkan pengelolaan sub-subDAS tersebut perlu mengacu kepada renstra pengelolaan Teluk Balikpapan sebagai payung dari pengelolaan Kawasan Teluk Balikpapan.

Hal tersebut di atas menunjukkan betapa kayanya ekosistem dan sumber daya di pesisir Indonesia. Sayangnya terkadang karena tuntutan perkembangan zaman dan kepadatan penduduk akhirnya potensi-potensi tersebut seringkali dikesampingkan. Kajian mendalam mengenai upaya pengelolaan wilayah pesisir memang bukan hal yang mudah, namun hal itu perlu untuk dicicil dari sekarang agar nantinya dapat direncanakan dan diterapkan suatu upaya pengelolaan wilayah pesisir yang tidak merugikan pihak manapun. Dibutuhkan keterlibatan dari semua pihak yang berkepentingan untuk mewujudkan hal tersebut.


Sumber : Koleksi Dokumen Proyek Pesisir 1997-2003 Seri Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu berjudul Contoh Rencana Stategis Pengelolaan Terpadu Teluk Balikpapan dan Peta Peta Pilihan

Sunday, 15 March 2015

Problematika Pesisir Kota Balikpapan


Suatu kota yang memiliki wilayah pesisir secara tidak langsung memiliki suatu keistimewaan tersendiri. Melalui kawasan pesisirnya, kota tersebut dapat menggali berbagai aspek yang bisa membawa manfaat kepada masyarakat dan pemerintah daerah disana. Kota yang berada di wilayah pesisir merupakan jalan akses masuk dan distribusi barang di suatu pulau. Keberadaan kota tersebut menjadi sangat strategis dan sayang apabila tidak dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Namun untuk mengembangkan wilayah pesisir diperlukan kajian mendalam tentang ekosistem dan struktur pesisir daerah tersebut agar pengelolaan yang dilakukan bisa tepat sasaran dan tidak menimbulkan efek samping yang lain. 

Kota dengan potensi pesisir yang cukup besar adalah kota Balikpapan. Kota yang berada di provinsi Kalimantan Timur ini ternyata kondisi pesisirnya terancam akan erosi dan sedimentasi. Erosi adalah proses terkikisnya dan terangkutnya tanah atau bagian-bagian tanah oleh media alami yang berupa air (air hujan). Tanah dan bagian-bagian tanah yang terangkut dari suatu tempat yang tererosi disebut sedimen. Sedangkan sedimentasi (pengendapan) adalah proses terangkutnya/ terbawanya sedimen oleh suatu limpasan/aliran air yang diendapkan pada suatu tempat yang kecepatan airnya melambat atau terhenti seperti pada saluran sungai, waduk, danau maupun kawasan tepi teluk/laut (Arsyad, 1989). Erosi mempengaruhi produktivitas lahan yang biasanya mendominasi daerah aliran sungai bagian hulu dan dapat memberikan dampak negatif pada daerah aliran sungai di bagian hilir (sekitar muara sungai) yang berupa hasil sedimen.

Dewasa ini, berdasarkan hasil pemantauan yang pernah dilakukan oleh berbagai pihak terkait dan Proyek Pesisir Kalimantan Timur terhadap kondisi kawasan pesisir, laut, sungai serta daratan, terlihat bahwa DAS Teluk Balikpapan telah mengalami gangguan atau kemunduran kualitas ekosistem dan lingkungannya. Kemunduran kualitas lingkungan ini terutama diindikasikan antara lain adanya pembukaan hutan mangrove untuk areal pertambakan yang tidak memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan dan terjadinya kekeruhan air pada muara-muara sungai di Teluk Balikpapan. Khususnya permasalahan kekeruhan air tersebut ternyata disebabkan oleh adanya sedimen yang terangkut bersama limpasan air sungai yang berasal dari tanah tererosi yang terjadi pada daratan daerah aliran sungai di Teluk Balikpapan. Sedangkan sedimen yang terangkut dan bermuara ke Teluk Balikpapan, selain menimbulkan kekeruhan air, juga dapat mengganggu kehidupan ekosistem perairan dan pendangkalan pada kawasan pelabuhan laut Balikpapan.

Sebenarnya, penyebab terjadinya erosi dan sedimentasi sangat kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik berupa faktor alami maupun kegiatan manusia. Untungnya, permasalahan erosi dan sedimentasi mudah dipahami dengan benar dan dapat dilakukan dengan tindakan yang relatif sederhana untuk mencegah atau mengurangi laju erosi dan sedimentasi. Beberapa akibat yang ditimbulkan oleh erosi dan sedimentasi amat mudah ditemukan, antara lain menipisnya permukaan tanah,terjadinya selokan/parit alami, perubahan vegetasi, kekeruhan dan sedimentasi di sungai, rawa, danau, kawasan penampungan air maupun muara-muara sungai di tepi laut.

Selain beberapa pengaruh dan faktor-faktor penyebab terjadinya erosi dan sedimentasi seperti tersebut di atas, secara umum ada beberapa permasalahan yang juga perlu dipertimbangkan yaitu kenyataan penerapan penggunaan lahan di lapangan yang tidak sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. Masalah tersebut diantaranya tumpang tindih (overlapping) penggunaan lahan, praktek penggunaan dan pengelolaan lahan yang tidak tepat atau salah, adanya perambahan hutan dan lahan serta terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan. Semuanya ini menimbulkan peluang besar bagi terbentuknya perluasan lahan terbuka dan lahan kritis yang sangat rentan terhadap erosi tanah.

Untuk menanggulangi hal tersebut maka perlu dilakukan observasi oleh pihak pemerintah daerah setempat mengenai status dan kondisi erosi serta sedimentasi yang terjadi. Hal ini menjadi penting sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil langkah dan kebijakan pengelolaan wilayah pesisir yang lebih tepat. Dengan kontribusi dan kerja sama dari berbagai pihak, masalah ini dapat diselesaikan dengan bantuan penyelesaian yang interdisipliner. Yang terpenting adalah, setiap masyarakat lokal memiliki kesadaran terlebih dahulu akan tanggung jawab mereka untuk menjaga lingkungan.

Sumber : Kelompok Kerja Erosi dan Sedimentasi, (2002), Kajian Erosi dan Sedimentasi Pada DAS Teluk Balikpapan Kalimantan Timur, Laporan Teknis Proyek Pesisir, TE-02/13-I, CRC/URI, Jakarta, 38 halaman.

Sunday, 8 March 2015

Sekilas Menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia

Beberapa waktu yang lalu para nelayan melakukan aksi demonstrasi untuk menentang kebijakan baru dari menteri kelautan Susi Pudji Astuti yang melarang adanya penangkapan ikan dengan menggunakan pukat. Para nelayan mengadakan demonstrasi agar kebijakan tersebut dapat dicabut karena mereka merasa dirugikan dengan adanya kebijakan tersebut. Hal ini menjadi suatu polemik tersendiri bagi pemerintah, karena pada dasarnya kebijakan tersebut dibuat juga untuk kepentingan para nelayan. Pemerintah menegakkan kebijakan tersebut juga sebagai bentuk perhatian pemerintah akan keberadaan sumber daya alam yang ditakutkan akan semakin punah apabila penangkapan ikan dengan metode tersebut terus dilakukan. Selain itu juga sebagai bentuk penyetaraan nelayan agar nelayan yang ada di pulau jawa dan nelayan pulau papua sana tetap dapat sama-sama menikmati hasil laut yang ada. Untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia maka Indonesia harus mampu mewujudkan kebijakan-kebijakan yang berpengaruh secara signifikan, tidak hanya bagi Indonesia namun juga bagi dunia. Tantangannya adalah bagaimana kebijakan tersebut bisa diterima tidak hanya oleh masyarakat Indonesia namun juga masyarakat dunia, seperti yang kita ketahui kondisi pemerintahan di Indonesia sedang sangat tidak kondusif dengan berbagai pergolakan yang tidak hanya terjadi di masyarakat namun juga di kalangan pemerintah sendiri. Pemerintah harus mampu memahami dan mengambil simpati masyarakat Indonesia, lalu mengambil simpati masyarakat dunia, agar Indonesia bisa disegani keberadaannya sebagai poros maritim dunia.

Apabila mau digali lebih lanjut, Indonesia memiliki berbagai peluang yang mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia. Lihat saja bagaimana ketegasan hukum kelautan di Indonesia dan kuatnya armada kelautan di Indonesia yang dari waktu ke waktu terus ditingkatkan. Peluang lain adalah mengenai letak Indonesia di jalur pelayaran internasional. Kondisi ini tentu akan membuat setiap kebijakan yang ditetapkan oleh Indonesia berpengaruh dan menjadi salah satu pertimbangan bagi negara-negara lain, sehingga mau tidak mau maka negara lain pasti akan sangat berpedoman pada setiap kebijakan yang ditetapkan Indonesia. 

Beberapa hal tersebut menjadi suatu gambaran tersendiri, bahwasanya pengelolaan wilayah pesisir bukan hanya kaitannya dengan berbagai bentuk kegiatan langsung di wilayah pesisir untuk memberdayakan sumber daya alam yang ada disana, namun lebih dari itu adalah mengenai bagaimana membuat kebijakan-kebijakan yang berdampak luas bagi kondisi kesejahteraan pesisir dan semua unsur yang ada disana.

Sunday, 1 March 2015

Melihat Lebih Jauh Konsep Wawasan Nusantara



Konsep negara kepulauan Indonesia telah disetujui PBB dalam UNCLOS III hampir 33 tahun yang lalu. Melalui Deklarasi Djoeanda (1957), Indonesia mengklaim bahwa semua kawasan laut di antara pulau-pulau Indonesia menjadi perairan Indonesia dan merupakan bagian kedaulatan Indonesia. Artinya, laut di antara pulau-pulau Indonesia kemudian diakui sebagai bagian dari kedaulatan Indonesia. Menggunakan atlas sederhana, Djoeanda meminta Mochtar Kusumaatmaja, untuk menggambar garis yang melingkupi kepulauan Indonesia. Garis itu kemudian dikenal sebagai garis pangkal kepulauan yang menghubungkan titik-titik paling tepi pulau-pulau terluar Indonesia. Inilah yang menjadi asal muasal Wawasan Nusantara yang melihat keseluruhan wilayah Indonesia yang terdiri dari unsur darat, laut dan udara sebagai satu kesatuan yang utuh.

Keputusan ini selanjutnya berimplikasi pada banyak konsekuensi yang harus di tanggung oleh Indonesia. Mulai dari menentukan batas maritim dan batas wilayah darat kedaulatan Indonesia dengan negara lain yang berjumlah 10 negara tetangga, penjagaan dan pengawasan di wilayah perbatasan-perbatasan tersebut, sampai penyediaan alur laut kepulauan Indonesia sebagai jalur internasional yang dapat dilewati oleh negara lain di antara perairan kepulauan Indonesia.

Walaupun telah diakui dunia bahwa perairan kepulauan di Indonesia merupakan hak berdaulat Indonesia, namun bukan berarti seutuhnya menjadi wilayah Indonesia yang tidak boleh dilewati oleh negara lain secara bebas. Jauh sebelum adanya konsep wawasan Nusantara, kawasan perairan kepulauan Indonesia telah digunakan oleh negara lain sebagai jalur lalu lintas dunia secara bebas, sehingga konsep wawasan nusantara yang telah disetujui oleh masyarakat internasional ini perlu untuk mempertimbangkan kepentingan dunia. Indonesia perlu menyediakan alur laut kepulauan Indonesia sebagai win-win solution agar negara lain dapat tetap memiliki jalur melewati wilayah Indonesia namun di sisi lain indonesia tetap dapat mengawasi aktivitas negara lain di wilayah Indonesia.

Kebijakan yang membawa pengaruh kepada pihak Internasional tentu harus disepakati dengan persetujuan Internasional juga, karena memang pihak Internasional yang nantinya akan banyak berinteraksi dengan kebijakan tersebut, termasuk dalam hal ini adalah kebijakan mengenai alur laut kepulauan Indonesia. Ini berarti bahwa alur laut kepulauan Indonesia harus mendapat persetujuan pihak Internasional di meja diplomasi. Hal ini tentu menjadi suatu tantangan tersendiri bagi Indonesia. Berusaha meyakinkan pihak Internasional mengenai alur laut kepulauan Indonesia yang telah dirancang oleh Indonesia bukanlah semudah membalikkan telapak tangan. Terbukti, dari rencana alur laut kepulauan Indonesia yang telah dibuat dan diajukan ke meja diplomasi Internasional, sangat sulit mendapatkan persetujuan. Alhasil dengan berbagai negosiasi antara banyak pihak, alur laut kepulauan Indonesia yang dibuat tersebut akhirnya disepakati sebagai bagian daripada alur laut kepulauan Indonesia dari utara ke selatan. Menyetujui rancangan ALKI tersebut sebagai bagian daripada ALKI berarti memberi suatu pekerjaan rumah tersendiri kepada Indonesia untuk menyelesaikan sisa rancangan ALKI atau dengan kata lain menambah ALKI dari barat ke timur. Hal tersebut menjadi suatu dilema tersendiri bagi Indonesia. Indonesia memiliki 2 pilihan yang cukup sulit, antara menambah ALKI baru dari barat ke timur atau mempertahankan ALKI yang sudah disetujui tersebut sebagai ALKI yang berlaku secara utuh di wilayah Indonesia namun harus dengan alasan yang kuat. Setiap pilihan tentulah memiliki konsekuensi masing-masing. Apabila Indonesia memutuskan untuk menambah ALKI dari barat ke timur, tentu harus diimbangi dengan kekuatan militer yang mampu mengawasi lalu lintas di sepanjang ALKI tersebut, karena semakin banyak lalu lalang kapal Internasional negara lain dan hal ini menyangkut keamanan wilayah dan warga Indonesia sendiri. Di sisi lain, apabila Indonesia ingin mempertahankan ALKI yang telah disetujui sebagian dan mengajukannya sebagai ALKI resmi di wilayah Indonesia maka Indonesia harus berupaya keras mencari solusi dan dasar yang tepat untuk mendukung situasi tersebut, sebab negara lain pasti akan banyak kontra dengan keputusan ini karena merasa bahwa pergerakan dan lalu lintas mereka dibatasi. Perlu pertimbangan dan kajian yang benar-benar matang berkaitan dengan ALKI ini. Kajian mendalam dari berbagai aspek sangat dibutuhkan untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang mampu mewakili keputusan yang terbaik bagi Indonesia.



Saturday, 21 February 2015

Analisis Perubahan Undang-Undang tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir



Dinamika kehidupan masyarakat terus berkembang dan menuntut pedoman hukum yang semakin lengkap untuk menjamin pelaksanaan dan penegakan kebijakan yang efektif. Pedoman hukum yang dibuat tidak hanya berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan dunia politik namun juga aspek lingkungan seperti wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil memiliki keragaman potensi Sumber Daya Alam yang tinggi, dan sangat penting bagi pengembangan sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, dan penyangga kedaulatan bangsa, oleh karena itu perlu dikelola secara berkelanjutan dan berwawasaan global, dengan memperhatikan aspirasi dan partisipasi masyarakat, dan tata nilai bangsa yang berdasarkan norma hukum nasional. Akhirnya pada tahun 2007 pemerintah merumuskan Undang-Undang tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, yang tertuang dalam UU No. 27 Tahun 2007.

Dari waktu ke waktu kemudian didapati bahwa Undang-Undang tersebut belum mampu memberikan kewenangan dan tanggung jawab negara secara memadai atas pengelolaan Perairan Pesisir dan pulau-pulau kecil, sehingga beberapa pasal perlu disempurnakan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan hukum di masyarakat.

Beberapa perubahan dilakukan mulai dari perubahan yang kecil terkait dengan EYD dan struktur kalimat, penambahan pasal, perincian pasal menjadi beberapa butir, hingga perubahan esensial terkait makna dan istilah yang dijabarkan dalam perundang-undangan tersebut. Perubahan yang cukup vital tersebut adalah mengenai HP-3, yaitu Hak Penguasaan Pesisir yang kemudian diperbarui menjadi Izin Lokasi melalui UU No.1 Tahun 2004. Istilah Hak Penguasaan Pesisir (HP-3) dianggap belum mewakili kebijakan pemerintah, karena istilah Hak memunculkan kesan bahwa dalam pelaksanaan pengelolaan pesisir tidak terdapat kesempatan dari pemerintah untuk dapat menuntut apa-apa terkait pengelolaan wilayah pesisir yang telah dilakukan. Sehingga pihak pengelola pesisir seakan-akan tidak memiliki tanggung jawab apa-apa kepada pemerintah atas apa yang telah dilakukan. Hal ini tentu menjadi suatu kendala bagi pemerintah dalam mengontrol bagaimana seharusnya pengelolaan wilayah pesisir dilakukan. Hal ini merupakan suatu manifestasi bahwa sejatinya seluruh kekayaan alam dan sumber daya yang ada di bumi pertiwi Indonesia ini merupakan milik Negara dan sudah seharusnya berbagai pengelolaannya juga dipertanggungjawabkan kembali kepada Negara.

Di dalam UU No.1 Tahun 2014 juga disebutkan aturan mengenai rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dalam hal pemberian izin lokasi. Dalam peraturan sebelumnya HP-3 diberikan untuk jangka waktu 20 tahun, sedangkan dalam peraturan ini pemegang Izin Lokasi akan di evaluasi di 2 tahun pertama sejak diterbitkannya izin, apabila pemegang izin tidak merealisasikan kegiatannya dalam jangka waktu tersebut maka akan dikenai sanksi administratif berupa pencabutan Izin Lokasi. Selain itu sanksi bagi pihak yang melakukan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil tanpa memiliki izin lokasi akan dikenai nominal denda dan kurungan masa tahanan yang lebih lama daripada yang tertera pada peraturan sebelumnya.

Secara garis besar, rangkuman beberapa perubahan yang dilakukan dari Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil adalah sebagai berikut :

1. Meringkas struktur kalimat menjadi lebih efektif dan lebih mudah dipahami oleh pembaca, memperbaiki EYD dari salah satu kata, penambahan kata untuk mempertegas makna, serta penambahan istilah baru untuk memperjelas dan melengkapi makna kalimat yang dimaksud.
Pasal-pasal yang diubah adalah : Ketentuan Pasal 1 angka 1, Pasal 1 angka 17, Pasal 23, Pasal 1 angka 19, Pasal 1 angka 30, Pasal 1 angka 23, Pasal 1 angka 26, Pasal 1 angka 28, Pasal 1 angka 29, Pasal 1 angka 31, Pasal 1 angka 32, Pasal 1 angka 38, Pasal 1 angka 33, ayat (1) dan ayat (7) Pasal 14, ayat (2) Pasal 63, dan Pasal 1 angka 44.

2. Penggantian istilah dan peraturannya. Yakni terkait istilah "Hak Pengusahaan Perairan Pesisir" menjadi "Izin Lokasi", seperti yang sudah dijabarkan di atas.
Ketentuan Pasal 1 angka 18 :
Hak Pengusahaan Perairan Pesisir, selanjutnya disebut HP-3, adalah hak atas bagian-bagian tertentu dari perairan pesisir untuk usaha kelautan dan perikanan, serta usaha lain yang terkait dengan pemanfaatan Sumber Daya Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang mencakup atas permukaan laut dan kolom air sampai dengan permukaan dasar laut pada batas keluasan tertentu
menjadi 
Izin Lokasi adalah izin yang diberikan untuk memanfaatkan ruang dari sebagian Perairan Pesisir yang mencakup permukaan laut dan kolom air sampai dengan permukaan dasar laut pada batas keluasan tertentu dan/atau untuk memanfaatkan sebagian pulau-pulau kecil.

3. Perubahan pasal-pasal yang berhubungan dengan "Izin lokasi" yang dibahas pada Ketentuan Pasal 1 angka 18, baik menyangkut peraturan hingga sanksi akibat penelantaran pengelolaan wilayah pesisir.
Pasal tersebut adalah : Ketentuan Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18, Pasal 19, Pasal 20, Pasal 21, Pasal 22, Pasal 50, Pasal 51, Pasal 60, Pasal 75

4. Penggantian judul Bagian Kesatu pada Bab V diubah dari "Hak Pengusahaan Perairan Pesisir" sehingga menjadi "Izin"

5. Penambahan dan perincian pasal menjadi beberapa butir untuk memperjelas makna dan melengkapi perundang-undangan.
Ketentuan Pasal 1 angka 27A, 
Pasal 22A, Pasal 22B, dan Pasal 22C, 
Pasal 75A, 
Pasal 78A dan Pasal 78B, 
Pasal 18A, 
Pasal 30, Ketentuan ayat (2) Pasal 63, Ketentuan Pasal 71 diubah dan dirinci lagi pasal-pasalnya menjadi beberapa butir.

Perubahan merupakan suatu langkah untuk menjadi lebih baik, termasuk perubahan Undang-Undang ini. Keberadaan UU No.1 Tahun 2014 ini diharapkan dapat memberikan pelindungan yang lebih baik terhadap wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang ada di Indonesia serta dapat dijadikan acuan untuk membangun wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil ke arah yang lebih baik.

Saturday, 9 August 2014

Total Undergraduate Scholarship


Saya kurang tahu bagaimana pengetahuan para pembaca sekalian dengan program beasiswa ini. Jujur, saya sendiri baru mengetahui informasi tentang beasiswa ini ketika berada di semester 4 menjalani kuliah di jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, tepatnya Maret 2014. Well, ini informasi penting untuk mahasiswa teknik yang gemar berburu beasiswa sekaligus pengalaman. Inilah, Total Undergraduate Scholarship

Tentang Total Undergraduate Scholarship (TUS)
singkatnya, TUS merupakan program beasiswa yang diperikan oleh Perusahaan Total E&P Indonesie berupa bantuan biaya kuliah sebesar 4 juta per semester selama 1 tahun ajaran kepada 20 mahasiswa-mahasiswi teknik yang memenuhi kriteria dan kualifikasinya dan berasal dari perguruan tinggi tertentu (UGM, ITB, UI, ITS, STT Migas Balikpapan, dan UNMUL). Program ini biasanya dibuka rutin setiap tahun pada bulan Maret - April , lalu dilanjutkan dengan proses seleksi di bulan-bulan berikutnya. Salah satu keistimewaan beasiswa ini adalah proses seleksinya. Perusahaan menerapkan proses seleksi yang dikemas sedemikian rupa sehingga sama persis seperti seleksi penerimaan karyawan di Perusahaan tersebut. Dalam kesempatan kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman saya dalam mengikuti seleksi TUS di tahun 2014 ini.

  • Seleksi Administrasi
Selayaknya program beasiswa-beasiswa yang lainnya, program ini mengadakan seleksi administrasi berupa berkas-berkas pendukung seperti form beasiswa,transkrip nilai , motivation letter, dan CV. Dalam seleksi administrasi yang saya ikuti di UGM tampaknya semua aplikan memenuhi syarat administrasi sehingga kami semua lolos untuk mengikuti aptitude test.


  • Aptitude Test
Aptitute test ini merupakan sebuah tes yang dirancang untuk mengukur kapasitas kognitif terkait dengan pekerjaan Anda. Konsep di balik tes ini adalah bahwa setiap pertanyaan tes memiliki hanya satu jawaban yang benar, dan semua orang benar dapat memecahkan semua pertanyaan tes.

Satu-satunya yang membedakan diantara orang-orang yaitu dalam seberapa cepat mereka dengan benar dapat menyelesaikan tes (yaitu menjawab semua pertanyaan tes). Itu sebabnya tes ini yang selalu ditentukan waktunya. Waktu didefinisikan sedemikian rupa bahwa hanya 1% sampai 5% dari populasi dengan benar dapat memecahkan semua pertanyaan tes dalam jangka waktu yang diizinkan.

Tes ini mengukur psikologi anda yang disebut sebagai Tes Kecerdasan. Teori kecerdasan menunjukkan bahwa kecerdasan masyarakat terdiri dari sejumlah kemampuan berbeda yang berinteraksi dan bekerja sama untuk menghasilkan keseluruhan individu intelijen. Kecerdasan adalah kemampuan untuk berpikir dan alasan secara abstrak dan memecahkan masalah. Ini lebih umum dikenal sebagai ‘street smart’ atau kemampuan untuk ‘cepat berpikir’. Kemampuan ini dianggap kemampuan  belajar independen, pengalaman masa lalu, dan pendidikan.

Waktunya sangat singkat sehingga menyelesaikan tes ini dengan se-efektif dan se-efisien mungkin sangat dianjurkan. Kabar baiknya, 2 minggu kemudian saya dinyatakan lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap selanjutnya.

  • Focus Group Discussion (FGD)
Focus Group Discussion ini merupakan sebuah aktivitas diskusi melibatkan 5-10 orang untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Dalam FGD kali ini, saya berkelompok dengan 6 orang lainnya yang kebetulan sedang menempuh semester 6, sehingga saya satu-satunya mahasiswa semester 4 dalam kelompok. Namun moderator diskusi yang merupakan penyelenggara (karyawan Total E&P) mendukung dan menyemangati saya agar tidak berkecil hati, karena dalam 1 kelompok semuanya sama. Permasalahan yang dibahas saat itu adalah mengurutkan 15 barang yang telah disediakan sesuai dengan prioritasnya ketika kelompok ternyata sedang menghadapi keadaan dimana kapal yang dinaiki oleh kelompok ternyata mengalami kebakaran dan terapung di lautan lepas. 

Pada saat itu diskusi berlangsung sangat seru, sebab saya lihat semua orang ingin menunjukkan diri dihadapan moderator, namun sebenarnya bukan itu yang dicari oleh moderator. Moderator akan melihat bagaimana sikap individu ketika dihadapkan dengan permasalahan dan bagaimana caranya menyelesaikan masalah tersebut bersama orang lain. Yang terbaik adalah berusaha menjadi diri sendiri, jangan berlebihan, sampaikan pendapat dengan efektif, tidak perlu terlalu banyak bicara, sedikit pembicaraan namun berbobot itu yang terbaik. Tetap beri kesempatan kepada anggota kelompok yang lainnya. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan poin masing-masing.

Di akhir kegiatan FGD, pengumuman peserta yang lolos ke tahap berikutnya tercantum disana. Syukurlah, saya mendapati nama saya diantara 24 orang yang lain.


  • Interview HRD
Interview berlangsung kurang lebih 30 menit, interview ini dilakukan tertutup dan face to face. Interview bisa dilakukan dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, tergantung penginterview dan anda sendiri. Kebetulan penginterview saya saat itu mengajak saya berkomunikasi dengan bahasa indonesia saja. Pertanyaan banyak meliputi diri saya dan latar belakang kehidupan saya seperti keluarga, pendidikan, dan berbagai hal yang tercantum dalam CV. Saya juga diminta menjelaskan motivasi saya mengikuti program beasiswa ini dan menjelaskan apa yang akan saya lakukan dengan beasiswa ini jika nanti saya berhak mendapatkannya. Penginterview juga banyak bertanya tentang tujuan hidup dan rencana 5 tahun ke depan. Setelah selesai interview akhirnya saya diminta menunggu selama 2 minggu untuk kepastian lolos tes. Jika dihubungi berarti saya berhak mengikuti tes tahap akhir di Jakarta bersama peserta dari kota-kota lain.


  • Interview Perusahaan
2 minggu saya tunggu ternyata tidak kunjung ada kabar. Ya, saya belum berhak mengikuti tes tahap akhir. Namun dari informasi yang saya dapat dari peserta lain yang lolos, tes ini dilaksanakan tanggal 14-15 Agustus 2014 di Jakarta bersama donatur dari beasiswa ini langsung. Adapun untuk akomodasi peserta dari kota lain sepenuhnya dibiayai oleh Perusahaan Total E&P Indonesie. Tes ini adalah tes tahap akhir, sehingga yang dapat sampai ke tahap ini dan kemudian lolos, akan menerima Total Undergraduate Scholarship 2014. 


Sekian informasi yang dapat saya bagi bersama pembaca sekalian. Tidak lolos sampai ke tahap akhir tidak membuat saya putus asa. Saya masih ingin mencoba lagi untuk Total Summer School 2014 dan Total Undergraduate Scholarship 2015. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada peserta lain yang lolos ke tahap berikutnya di Jakarta. Semangat :)




Saturday, 12 April 2014

tend to be independent

Kita terlalu sering mengharuskan orang untuk begini dan mengharamkan orang untuk begitu tanpa memberi tahu padanya mengapa ia harus begini dan bukan begitu.
Setiap pilihan itu hasil proses berpikir, namun terkadang malah proses berpikir inilah yang dikesampingkan oleh orang di luar sana. Orang yang melihat hanya dari luar dan berkomentar, tanpa mencari tau alasan di balik semua pilihan. Terlalu sibuk untuk membuktikan apa yang jadi dugaan, tanpa ingin tahu latar belakangnya.
Kita semua seringkali tidak terlalu netral untuk bisa begitu.

Seberapa jauh kita mengenal orang lain dan seberapa jauh kita boleh mengatur orang lain (sesama) ? Sejak dahulu diri saya berpikir bahwa setiap orang itu berhak penuh atas semua pilihannya tanpa terkecuali, karena bagi saya Tuhan itu sangatlah baik dengan segala kuasanya memberi akal, pikiran, dan hati kepada manusia. Tuhan menuntun setiap umatnya dengan caranya sendiri, alurnya sendiri, jadi bagi saya tidak ada umat yang tidak dibimbing Tuhan, karena Tuhan selalu bersama dengan orang yang percaya pada-Nya. Itu sudah tentu.
Hidup di lingkungan (sebelumnya) yang independent, membuat saya menjadi diri sendiri tanpa harus dipusingkan atas segala hal, lalu kenapa jadi rumit. Itu yang baru saya sadari tidak saya temukan sekarang dan sedang saya coba cari kembali.

Lalu pantaskah apabila sesama kini menghakimi sesamanya hanya karena pilihannya ? padahal pilihan itu proses dari berpikir, dengan perantara akal yang berasal dari Tuhan.

Menghakimi erat kaitannya dengan apa yang disebut benar dan apa yang disebut salah. Kemudian dari mana muncul benar dan salah ? itu adalah dari keyakinan. Apa yang kita yakini benar akan kita benarkan, dan sebaliknya. Lalu apa yang manusia tahu pasti di dunia ini ? tidak ada. Bahkan ilmu pasti pun hanya aksioma. 1+1 = 2 itu aksioma, bukan kebenaran. Siapa yang dapat memastikan bila 1+1 hasilnya pasti sama dengan 2 ?

Kembali lagi kepada pilhan. Segalanya akan jadi lebih ironis tatkala mereka yang hidupnya hanya mengkonsumsi hasil justru mengecam mereka yang berpikir, semata-mata karena kedua kelompok ini punya hasil yang berbeda pada akhirnya.
Kerapkali, benar salahnya seseorang -juga dibenci atau tidak dibencinya seseorang- ditentukan hanya berdasar pilihannya dan bukan atas dasar proses yang ia lalui untuk menentukan  pilihannya.  

Kita masih cenderung doktriner dan tidak mendorong orang di sekeliling kita untuk jadi lebih rasional; untuk mau melalui proses berpikir sendiri. Kita masih terperangkap di tataran mempermasalahkan hasil dan cenderung mengabaikan proses berpikir.

Namun kembali lagi, semua ini tergantung keyakinan masing-masing, benar salahnya uraian inipun tergantung keyakinan setiap pembaca. Keyakinan bukan hanya soal agama, juga tentang prinsip dan pilihan hidup, serta cara berpikir dan banyak lagi yang lainnya.

Just take your choice, I'm still in my choice :)

Saturday, 14 September 2013

Kelemahan Peta Digital

Peta Digital
Secara definisi, peta digital adalah bentuk representasi fenomena geografik yang disimpan untuk ditampilkan dan dianalisis oleh komputer. Setiap objek pada peta digital disimpan sebagai sebuah atau sekumpulan koordinat.  Sebagai contoh, 10 objek berupa lokasi sebuah titik akan disimpan sebagai sebuah koordinat, sedangkan  objek  berupa  wilayah  akan disimpan sebagai sekumpulan koordinat. 


Proses pembuatan peta digital dikenal dengan proses digitasi (digitizing). Digitizing dapat didefinisikan sebagai proses konversi data atau peta dari media kertas ke format digital. Format dari peta digital dapat berupa data raster dan data vector. Data raster adalah semua data digital yang didapat dari hasil scanning. Sedangkan data vektor adalah data raster yang telah mengalami pengolahan dengan komputer. Soft ware yang biasa digunakan dalam pembuatan peta digital adalah Land Desktop, Auto Cad Map, Arc View, Map Info Professional, dan lain-lain.

Kelemahan peta digital adalah kita harus mengunakan alat tertentu untuk membukanya sehingga pada saat kita membutuhkan, tetapi tidak ada alat untuk membukannya, maka kita tidak dapat mengunakan peta digital. Sehingga peta digital biasanya digunakan sebelum kita menuju ke tempat yang kita tuju. Selain itu karena pengolahannya berhubungan dengan software maka dapat dibilang akan rawan terserang virus.

adapun beberapa kelemahan peta digital lainnya yang ditimbulkan karena kemudahan pengolahan di media komputer dan pemindahan ke media penyimpanan data yaitu :



  1. Dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang dan dapat diperbanyak, diberikan kepada pihak lain serta dapat diperjual-belikan secara bebas.
  2. Terjadi pembocoran data kekayaan alam, dislokasi militer dan segala sesuatu yang seharusnyamenjadi rahasia Negara.
  3. Data tentang kondisi medan/alam dapat ditransfer secara langsung dan secara cepat dengan menggunakan jaringan computer yang saling dihubungkan, sehingga pihak musuh secara sewaktu-waktu di monitor cari tempat yang lain
  4. membutuhkan investasi biaya yang besar karena melibatkan peralatan (hardware) pengadaan data (digitizer, scanner, computer, total station, GPS, citra satelit dll) dan software yang berlisensi juga (MS windows, MS office, ER Mapper, Autocad Map, Arc View, Map Info dll)



sumber :

Tuesday, 4 June 2013

Perkembangan Sistem Operasi


Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

  • Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  • Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  • Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  • Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  • Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.  

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, dan sebagainya.

Sistem Operasi saat ini
Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

  1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
  2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
  3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

            Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.


  • Perkembangan Sistem Operasi Versi DOS

DOS adalah singkatan dari Disk Operating System. Istilah DOS sering juga disebut MS-DOS (Microsoft DOS). Sistem Operasi adalah suatu sistem yang mendasari suatu komputer bekerja atau suatu instruksi yang berfungsi untuk menggerakkan hardware agar bisa bekerja sesuai dengan kebutuhan user/pemakai.
MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.
IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan "IBM PC-DOS" (singkatan dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.
Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya sehingga para perusahaan lain harus menggunakan nama MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.
MS-DOS pun berkembang dengan cukup cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft Xenix--salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Microsoft--dan DR-DOS milik Digital Research, serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton Utilities dari Symantec Corporation (produk yang diadopsi seperti Microsoft Disk Defragmenter), PC-Tools dari Central Points (produk yang diadopsi seperti Microsoft Anti-Virus), manajer memori diperluas atau EMM (Expanded Memory Manager) QEMM dari Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi disk (atau disk compression) DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak produk yang diadopsi lainnya.
Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel 80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS yang berjalan dalam modus terproteksi (protected mode). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT. Digital Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM, tapi sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau kompatibel. GEM ternyata mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tapi akhirnya disalip lagi oleh Microsoft dengan versi Windows 3.0.
Selang kira-kira satu tahun, di mana animo masyarakat akan produk IBM PC, Microsoft pun membuat perbaikan untuk MSDOS, dan muncullah DOS versi 1.1. Sebenarnya, hal ini diakibatkan oleh IBM yang meluncurkan produk floppy disk drive baru untuk disket double-side dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 320K. Penggunaan double-side bagi floppy disk sangatlah berpengaruh, karena media penyimpanan tersebut dapat menyimpan dua kali lebih banyak dibandingkan dengan disket floppy single-side. Jangan tertawa melihat kapasitas disket yang didukung oleh MS-DOS 1.1. Anda tidak akan mendapatkan kapasitas puluhan megabytes ataupun gigabytes. Bahkan hard disk saja masih jarang ditemui pada microcomputer, dan hanya Apple III yang memilikinya.
Setelah itu, Microsoft menampakkan diri untuk menjual MS-DOS kepada para kompetitor IBM yang membuat semacam klon IBM PC 5150. Microsoft memberinya versi 1.25. Karena didesain sedemikian rupa dengan menggunakan falsafah open-architecture, tidak seperti Apple dan Commodore maka klon terhadap IBM PC pun dapat dilakukan. Dan karena itulah IBM PC dan klon IBM PC yang kompatibel dengan IBM PC sangat sukses di pasaran. Ini merupakan kesuksesan tiga perusahaan: IBM, Intel, dan tentu saja Microsoft. Hanya saja, memang pasar IBM kala itu digerogoti oleh Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell Computer Corporation yang membuat klon IBM PC.
Versi-versi DOS

MS-DOS VERSI 1.XX
MS-DOS VERSI 2.XX
MS-DOS VERSI 3.XX
MS-DOS versi 4.xx
MS-DOS versi 5.xx
MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS VERSI 7.XX



  • Perkembangan Sistem Operasi Microsoft

Dalam 2 dekade ini pengguna komputer masih banyak yang menggunakan system operasi windows. Sistem operasi windows merupakan kelanjutan dari MS-DOS yang menjadi pendahulunya. MS-DOS yang tidak mempunyai grafis yang mumpuni dilakukan reset kembali dan di rilis windows baru dengan nama windows 1.0 yang sudah menjamin grafis yang lebih baik.

Windows 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.
Lebih jauh lagi, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (Recycle Bin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigma tersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi tersebut dari Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.

Windows 2.x
Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.
Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di atas Macintosh. Beberapa ahli sejarahwan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi yang laku secara signifikan selain buatan Microsoft sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.

Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang ditawarkan oleh Intel 80286.
Windows 2.1x
Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386. Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan dari Apple karena memang versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang "ditiru" oleh Windows, utamanya adalah masalah tampilan/look and feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut, kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5 Januari 1989.



  • Sistem Operasi Berbasis Linux

Linux adalah nama yang diberikan system computer bertipe unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas terbuka dan sumber utama terbuka.
Jika asal usul MSDOS/Windows berasal dari pengembangan QDOS yang dilakukan Bill Gates, maka unix merupakan salah satu system operasi yang mengawali lahirnya libux. Pada tahun 1965, para ahli membuat system operasi bernama Multics. System ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor dan multilevel filesistem. Namun, pada tahun 1969 pembuatan program ini dihentikan karena system ini sudah tidak memenuhi tujuan semula.
Pada tahun 1991 di Finlandia, seorang mahasiswa ilmu computer bernama Linus Tovald berhasil mengembangkan OS berbasis Unix dari system operasi Minix yang diberi nama linux. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 oprekan Linus dan pada tanggal 5 Oktober 1991 secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler.Selain itu, Linus juga mempublikasikan system operasi buatannya tersebut lengkap dengan ditemui, computer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
Hingga saat ini linux telah berkembang pesat, karena OS-nya yang free, Linux juga sebagai satu-satunya OS yang berbasis Open Source yang dapat dimodifikasi oleh siapa saja yang ingin mengembangkan linux. Hingga lahirlah berbagai OS berbasis linux, seperti Fedora Core, Ubuntu, Mandrake, dll. Bahkan pada tahun 2002 di Indonesia sendiri juga lahir berbagai OS buatan anak negeri berbasi Linux bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.
Sejarah Sistem Operasi Linux
 Pada tahun 1991, Linus Benedict Torvalds adalah seorang mahasiswa tahun kedua Ilmu Komputer di University of Helsinki dan seorang hacker otodidak. Sejarah Sistem Operasi Linux dimulai saat linus Berusia 21 tahun yang suka bermain-main dengan kekuatan komputer dan batas-batas sistem yang dapat ditekan. Tapi semua itu kurang adalah sebuah sistem operasi yang dapat memenuhi tuntutan profesional. MINIX itu baik, tapi tetap saja itu hanyalah sebuah sistem operasi untuk siswa, dirancang sebagai alat pengajaran dan bukan satu kekuatan industri.
Pada saat itu, programer komputer di seluruh dunia itu sangat terinspirasi oleh proyek GNU oleh Richard Stallman, sebuah gerakan perangkat lunak untuk menyediakan perangkat lunak bebas (linux) dan berkualitas. Dipuja sebagai pahlawan sekte dalam bidang komputasi, Stallman memulai karirnya di mengagumkan yang terkenal Laboratorium Artificial Intelligence di MIT, dan selama pertengahan dan akhir tahun tujuh puluhan, menciptakan editor Emacs.
Pada awal tahun delapan puluhan, perusahaan perangkat lunak komersial memikat pergi jauh dari programer brilian dari lab AI, dan bernegosiasi perjanjian menjaga rahasia ketat untuk melindungi rahasia mereka. Tetapi Stallman memiliki visi yang berbeda. Idenya adalah bahwa tidak seperti produk lain, perangkat lunak harus bebas dari pembatasan terhadap menyalin atau modifikasi untuk membuat lebih baik dan efisien cara kerja sistem program komputer.
Tahun 1983 terkenal dengan manifesto yang menyatakan awal proyek GNU, ia memulai sebuah gerakan untuk membuat dan mendistribusikan perangkat lunak yang menyampaikan filosofi (Kebetulan, nama GNU merupakan singkatan rekursif yang sebenarnya adalah singkatan dari "GNU is Not Unix").
Tetapi untuk mencapai impian ini akhirnya menciptakan sebuah sistem operasi bebas (Linux), ia diperlukan untuk menciptakan alat pertama. Jadi, mulai tahun 1984, Stallman mulai menulis GNU C Compiler (GCC), sebuah prestasi luar biasa bagi seorang individu pemrograman. Dengan teknis legendaris sihir, dia sendiri kalah seluruh kelompok programmer dari vendor perangkat lunak komersial dalam menciptakan GCC, dianggap sebagai salah satu yang paling efisien dan kuat kompiler yang pernah dibuat.
Pada 1991, proyek GNU menciptakan banyak alat. Yang banyak ditunggu Gnu C Compiler yang tersedia pada saat itu, tapi masih belum ada sistem operasi. Bahkan MINIX harus berlisensi. (Kemudian, pada bulan April 2000, Tanenbaum Minix dirilis di bawah BSD License.) Pekerjaan akan kernel GNU HURD, tapi itu tidak seharusnya keluar dalam beberapa tahun. dan akhirnya linux pun sekarang semakin berkembang dan tidak sepenuhnya dikomersilkan.


  • Sistem Operasi Berbasis Macintosh

Mac OS, yang berarti Macintosh Operating System, atau Sistem Pengoperasi Macintosh, adalah sistem pengoperasi komputer Apple untuk komputer Apple Macintosh. Mac OS merupakan sistem pengoperasian pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafik (Graphical User Interface -- GUI).
Sejarah dan Perkembangan MAC OS
Berikut adalah sejarah perkembangan system operasi mac OS;

Apple I
Sebelum keluar mac Os terlebih dahulu di rilis Apple I didasarkan pada 8-bit mikro prosesor, MOS 6502 Teknologi, hanya  efektif jika dijalankan di bawah 1 MHZ. 6502 adalah sama seperti mikroprosesor yang paling mahal dari Motorola pada saat itu. Pada saat itu, CPU Intel 8080 seharga $US 179 dan Motoroal 6800 seharga $US 170. Wozniak lebih tertarik pada Motorola 6800, tetapi harga keduanya terlalu mahal . Dia pun kemudian sadar, dan hanya mendesign komputer di atas kertas, menunggu hari di mana dia mampu membeli CPU. Ketika MOS Technology memproduksi chip 6502 pada tahun 1976 dengan harga $US 20, Wozniak membuat sebuah versi BASIC untuk chip tersebut, dan mulai mendisain sebuah komputer untuk menjalankannya. Inilah mengapa Wozniak memilih MOS 6502.
Komputer telah dibangun dalam terminal video, socket untuk 8K bytes onboard RAM, sebuah alat penghubung Keyboard , dan sebuah  kaset board  yang akan bekerja bersama perekam kaset reguler. Komputer telah memiliki sebuah motherboard yang sederhana : dimana pengguna telah menyediakan sebuah kasus , yaitu  Sumber AC power (arus listrik), ASCII keyboard, dan a display device.

Apple II
Dengan dana dan design casing yang baru, Apple II dilepas pada tahun 1977 dan menjadi komputer yang biasanya diasosiasikan dengan munculnya pasar PC. Jutaan unit terjual sampai tahun 1980an.yang termasuk kedalam tipe Apple II adalah Apple II+, IIE, IIC, IIC+, IIE Enhanced, IIE Platinum, dan terakhir 16-bit IIGS, diperkenalkan di tahun 1986.

Apple DOS
Tidak Lama setelah Apple II diluncurkan, pada bulan juli 1978 meluncurkan system operasi Apple berbasis DOS pertama.  ini disadari bahwa sebuah disk drive adalah sangat mendesak untuk komputer. Wozniak menciptakan suatu disain brilian untuk sebuah floppy disk drive, dan demikianlah yang dibutuhkan DOS. Apple Dos tidak diberi nama versi I namun disebut Versi 3.1 karena ini implementasu. Merupakan suatu pernbaikan perhitungan x.y  Paul Laughton. setiap kali ia meng-compile kembali source program: dimulai dengan x= 0, y= 1, dan setiap kali y mencapai 9, nilai x bertambah 1. Apple DOS beta telah diuji seperti Versi 3.

Apple Pascal
P-System dari Universitas California pada San Diego ( UCSD) adalah [yang] sangat populer pada tahun 1970′s dan  awal 80′s. Dua  mahasiswa UCSD , MARK  Allen dan Richard Gleaves mengembangkan Suatu  microprosesor 6502 interpreter pada musim panas 1978, Kemudiannya ini menjadi basis untuk Apple  II Pascal dilepaskan pada tahun 1979.

Apple CP/M
Di tahun1980 Microsoft memperkenalkan suatu co-processor circuit board dengan nama Softcard. itu mula-mula dinamakan Microsoft Z-80 Softcard. tetapi Microsoft lebih dulu menyebut kembali untuk menghindari gugatandari Zilog, pembuat Z-80. Softcard memungkinkan Apple II untuk menjalankan program Z-80 berbasis pada sistem operasi CP/M yang  mempunyai sebuah software  program perpustakaan, seperti dBase dan Wordstar. Selain dari Microsoft Ada  kartu  coprocessor lain seperti seperti Motorola 6809, kedua-duanya untuk Z-80.

Apple SOS (“sophisticated” operating system)
Apple III diperkenalkan pada tahun 1980 sebagai komputer untuk para pebisnis. System operasi baru ini diberi nama SOS (“sophisticated” operating system). Setiap  program SOS juga membaca sistem operasi ke dalam memori. Setiap DISK Aplikasi SOS terdiri dari satu kernel (SOS.kernel), satu interepter (SOS. Interept), di mana bisa menjadi aplikasi bagi dirinyasendiri, dan beberapa aplikasi yang digunakan,dan sebuah set drivers(SOS driver).

Apple ProDOS
ProDOS direales pertama dengan versi 1.0 pada oktober 1983, sebagai pengganti  untuk Apple DOS 3.3. Apple ProDOS ini merupakan peningkatan dari Apple SOS.
Apple Macintosh diluncurkan pada tahun 1984 dengan iklan televisi berjudul 1984 yang didasarkan dari novel karya George Orwell yang juga diberi nama 1984, dengan pernyataan, “On January 24, Apple Computer will introduce Macintosh. And you’ll see why 1984 won’t be like ’1984′” — maksud dari kata-kata tersebut adalah Macintosh yang baru akan membebaskan komputer dan informasi dari kekangan perusahaan besar dan technocrats. Apple juga membuahkan konsep pewarta Apple (Apple evangelist) yang dipelopori oleh karyawan Apple bernama Guy Kawasaki.
Setelah kegagalan Macintosh Portable di tahun 1989, Apple mencoba memperkenalkan sebuah komputer portabel yang lebih populer, PowerBook, di awal dekade 1990. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony dan memberikan layout untuk komputer portabel yang masih dipakai sampai saat ini: engsel belakang untuk mendukung layar, keyboard yang diletakkan menjorok ke belakang dan trackball (yang kemudian menjadi trackpad) diposisikan di depan keyboard tersebut Di tahun 1994, Apple memperbarui produk Macintosh mereka dengan mengenalkan seri Power Macintosh, yang menggunakan prosesor PowerPC hasil kerjasama IBM, Motorola dan Apple. Prosesor ini menggunakan arsitektur RISC, yang jauh berbeda dengan seri Motorola 680X0 sebelumnya. Sistem operasi milik Apple disesuaikan agar piranti lunak yang dikembangkan untuk prosesor yang lebih tua bisa berjalan dengan seri prosesor PowerPC.
Di tahun 2001, Apple memperkenalkan Mac OS X, sebuah sistem operasi yang didasarkan dari NeXTstep yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan keamanan yang dimiliki UNIX. Mac OS X server  juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar.
Sistem 7.5.1 merupakan sistem pertama yang memasukkan logo Mac OS (muka tersenyum (smiley face) biru). Mac OS 7.6 (yang dikeluarkan pada 1996) merupakan sistem pertama yang dinamakan Mac OS kerana wujudnya “klon-klon” Mac, sistem yang hampir serupa daripada syarikat-syarikat lain seperti Power Computing dan Motorola, dan Apple hendak memberitahu dengan jelas bahawa sistem operasiannya merupakan hak milik intelektualnya sendiri.
Ini  Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4. Tahapan-tahapan OS X:

  • Mac OS X Server 1.0 kode: “Rhapsody”, dirilis: Maret 1999.
  • Mac OS X Public Beta kode: “Kodiak”, dirilis: September 2000.
  • Mac OS X 10.0 (update 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) kode: “Cheetah”, dirilis: Maret 2001.
  • Mac OS X 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: “Puma”, dirilis: Oktober 2001.
  • Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: “Puma”, dirilis: November 2001.
  • Mac OS X 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2. kode: “Jaguar”, dirilis: Agustus 2002.
  • Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2., dirilis Agustus 2002.
  • Mac OS X 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) kode: “Panther”, dirilis Oktober 2003.
  • Mac OS X Server 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.
  • Mac OS X 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) kode: “Tiger”, dirilis: April 2005.
  • Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.
  • Mac OS X 10.5 (update 10.5.1-10.5.2-10.5.3-10.5.4) kode: “Leopard”, dirilis: Oktober 2007
  • Max OS X 10.6 (kode: “Snow Leopard”; beredar pada Juni 2009)



  • Perkembangan Mobile-os

Teknologi sekarang makin cepat berkembang,  Seperti halnya system operasi pada komputer, sistem operasi ponsel adalah software utama yang melakukan manajemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta manajemen dan mengontrol software-soft lain sehingga software-software lain tersebut dapat bekerja. Sehingga suatu system operasi ponsel (mobile operating system) akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel tersebut seperti, skedulling task, keyboard, WAP, email, text message, sinkronisasi dengan aplikasi dan perangkat lain, memutar musik, camera, dan mengontrol fitur-fitur lainnya. Banyak perusahaan ponsel yang membenamkan system operasi dalam produknya baik pada PDA, Smartphone maupun handphone. Perkembangan aplikasi atau game selular (mobile content)sangat cepat, perusahaan pembuat mobile Operating System (OS) telah berlomba untuk memasarkan produk-produk mereka dengan menciptakan fungsi-fungsi dan teknologi yang kian hari kian memanjakan pengguna smartphone (selular yang ber-OS) dari segi entertainment dan fungsionalitas penggunaan selular untuk memudahkan tugas sehari-hari. Selain berfungsi untuk mengkontrol sumber daya hardware dan software ponsel seperti keypad, layar, phonebook, baterai, dan koneksi ke jaringan, sistem operasi juga mengontrol agar semua aplikasi bisa berjalan stabil dan konsisten. Sistem operasi harus dirancang fleksibel sehingga para software developer lebih mudah menciptakan aplikasi-aplikasi baru yang canggih. Keunggulan lain dari ponsel yang ber-OS adalah memiliki kebebeasan lebih untuk men-download berbagai aplikasi tambahan yang tidak disediakan oleh vendor ponsel Sistem operasi-sistem operasi tersebut diantaranya adalah :

• Sistem operasi Symbian
• Windows Mobile
• Sistem operasi Palm
• Mobile Linux
• Sistem operasi Blackberry
• Sistem Operasi Android
• Sistem Operasi Maemo


Sistem operasi Symbian
Sistem operasi Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak mobile).Symbian merupakan perusahaan independen hasil kolaborasi vendor-vendor raksasa pada masa itu yakni Ericsson, Nokia, Motorola, dan Psion. Nokia sebagai pemegang saham terbesar dengan angka 47,9 persen. Banyak dari produk nokia ber-OS Symbian. Symbian dipandang lebih unggul karena:
1. Sistem operasi ini sejak awal dirancang khusus untuk ponsel. Berbeda dengan Microsoft dan Linux yang diadopsi dari komputer.
2. Berkat fitur CC+, Java (J2ME) MIDP 2.0, PersonalJava 1.1.1a, dan WAP, Sistem operasi symbian ini sangat terbuka sehingga siapapun bisa mengembangkannya. terbukti banyak beredar aplikasi-aplikasi tambahan untuk OS berbasis Symbian atau platform Java.
3. Symbian menyediakan suatu user interface (UI) framework yang fleksibel, sehingga supaya para vendor bisa menvariasikan produk-produknya. Ada empat jenis UI yang beredar saat ini yaitu: Series 60 (misalnya Nokia N70, N91, Siemens SX1, Samsung D700, D710, Panasonic X700, X800); Series 80 (Nokia N9210, 9210i, 9300); Series 90 (Nokia 7700 dan 7710); UIQ (Sony Ericsson P800, P900, P910, Motorola A920, A925, A1000, A1010). Symbian MOAP (Mobile Oriented Applications Platform), contohnya adalah Mitsubishi D800iDS yang memiliki dual screen yang pengoperasiannya mirip dengan Nintendo DS yaitu 2 screen dan hanya screen bagian bawah yang memiliki fungsi touch screen.
Symbian telah mengeluarkan Operating System untuk smartphone terbaru nya yaitu versi 9.3, Symbian menyatakan bahwa versi 9.3 ini akan lebih mempercepat, mempermurah dan mempermudah para vendor handphone dan para operator untuk mendapatkan servis dan fasilitas terbaik seperti mendukung WiFi, Firmware update secara online (FOTA), dukungan HSDPA, VoIP melalui IPSec, dukungan secara native untuk Push To Talk, dukungan Java JSR 248, Platform sekuriti yang lebih stabil dan lebih baik untuk memproteksi dari virus dan spam, dukungan untuk fasilitas graphic 3D yang lebih baik (vector floating point).
Windows Mobile
Windows Mobile adalah sistem operasi seluler yang ditawarkan oleh Microsoft. Sistem operasi Windows Mobile dimulai dari
• Pocket PC 2000
• Pocket PC 2002
• Windows Mobile 2003. Memiliki 4 edisi, yaitu : Windows Mobile 2003 for Pocket PC Premium Edition, Windows Mobile 2003 for Pocket PC Professional Edition, Windows Mobile 2003 for Smartphone, dan Windows Mobile 2003 for Pocket PC Phone Edition
• Windows Mobile 2003 Second Edition (Windows Mobile 2003 SE)
• Windows Mobile 5
• Windows Mobile 6, memiliki 3 versi, yaitu : Windows Mobile 6 Standard for Smartphone (phone without touchscreen), Windows Mobile 6 Professional for Pocket PC with phone functionality, dan Windows Mobile 6 Classic for Pocket PCs without cellular radio. Contoh: Eten Glofiish X650 menggunakan Windows Mobile 6.0 Profesional
Versi terbaru yang sedang dikembangkan Microsoft adalah Photon, yang didasarkan pada Windows Embedded CE 6.0 dan diharapkan dapat mengintegrasikan versi smartphone dan Pocket PC. Contoh perangkat yang ber-OS Windows Mobile seperti Audiovox SMT 5600, iMate SP3i, Samsung SCH-i600, Mio 8390, Sagem myS-7, Orange SPV C500, HP iPAQ rw6100, Motorola MPx220, O2 Xphone, dan O2 Xphone II. PDA adalah Acer n30, ASUS My Pal A716, HP iPAQ h5555, dan Mio 558.


Keunggulan yang ditawarkan seperti
1. Sebagian besar teknologi IT (information technology) yang dipakai berbasis Windows, kecocokan dalam hal platform serta ekstensi yang mudah dengan software komputer dipandang bahwa Microsoft dianggap lebih ideal dibandingkan Symbian atau Linux.
2. Windows Mobile menawarkan berbagai fitur unggulan seperti Mobile Blog, GPS, menonton televisi, serta Mobile Database.
Kelemahannyan adalah Windows Mobile bersifat tertutup sehingga sulit bagi software developer independen untuk menciptakan aplikasi-aplikasi baru.
Mobile Linux
Ponsel Linux pertama diluncurkan oleh Motorola pada bulan Februari 2003. Motorola seri A760 yang dirilis pertama kali di Cina ini menggunakan OS kombinasi dari kernel Linux yang didistribusikan oleh software Silicon Valley-based Monta Vista dan software lainnya dari bahasa pemrograman Java Sun Microsystems. Sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Google adalah Android. Platform software berbasis Linux diantaranya adalah MOTOMAGX dan Qtopia. MOTOMAGX merupakan platform Linux mobile dari Motorola. Produk pertama yang didasarkan pada platform ini adalah ponsel MOTOROKR Z6 dan MOTORAZR2 V8. Qtopia Phone Edition merupakan platform software dan antarmuka untuk Linux, yang dikembangkan oleh perusahaan Trolltech. Qtopia Greenphone, merupakan perangkat pengembangan Linux mobile yang ditujukan untuk berbagai aplikasi baru.
Kelemahannya adalah aplikasi tambahan yang belum banyak beredar, serta Linux dibangun untuk mengoprasikan sistem dengan tenaga besar, sehingga manajemen sumber daya baterai masih kalah efektif dibandingkan OS lainnya.
Kelebihannya adalah Linux sebagai OS yang ideal bagi ponsel karena dukungan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti IBM, Oracle, dan Intel. Selain itu, sistem ini nilai lebih fleksibel dan menawarkan memori yang lebih kecil serta bisa lebih dihemat.
Contoh ponsel ber-Linux OS: Haier N60, Motorola A760, E895, NEC N900iL, dan Samsung SCH-i519. Produk-produk PDA seperti Sharp SL-C3000, Sharp Zaurus SL-C1000, Compaq iPAQ, IBM e-LAP reference design, dan Nokia 770 Internet Tablet.
Sistem operasi BlackBerry
Perusahan telekomunikasi asal Canada, Reserch in Motion (RIM), mengembangkan perangkat komunikasi bergerak. Awalnya produk mereka adalah memproduksi dan layanan penyeranta (Pager) dua arah, namun dalam perkembangannya perusahaan ini membuat terobosan baru dengan menciptakan pearangkat Blackberry yang terkenal dengan layanan push-email, dan sekarang blackberry berubah menjadi smartphone yang memiliki berbagai fungsi seperti, GPS, internet mobile, serta dapat mengakses Wi-FI. RIM sebagai developer untuk sistem operasi blackberry telah mengeluarkan sistem operasi baru dengan salah satu aplikasi yang tertanam didalamnya adalah Document to Go versi trial buatan DataViz, suatu aplikasi yang memiliki fungsi officeseperti Word to Go, Presenter to Go yang otomatis memiliki Sheet to Go sebagai aplikasi Spreadsheet.

System Operasi Palm
Contoh peproduk yang menanamkan sistem operasi Palm adalah Palm Treo 680 Smartphone ini menggunakan system operasi Palm, yaitu Palm OS 5.4.9 dengan prosesor Intel PXA270, 312MHz. Beberapa fitur yang ditawarkan adalah Pocket Express, Microsoft Media Player, Palm files, PDF viewer, Adobe Acrobat reader, eReader, Pocket Tunes, dan Document To Go.

Sistem Operasi Android
Android adalah sebuah operating system untuk ponsel yang baru saja lahir. Tetapi kehebatannya ternyata sudah membuat banyak produsen ponsel berlomba – lomba untuk memasukkan OS ini kedalam handsetnya. Dan di Indonesia tinggal tunggu waktu saja untuk kebanjiran ponsel Android ini.
Beberapa Vendor ponsel terkemuka yang telah dikonfirmasi akan mulai mengeluarkan ponsel berbasis Android dalam waktu dekat adalah Samsung, Sony Ericsson dan HTC.
Sebagai sistem operasi baru, Android juga disinyalir lebih aman termasuk jika dibandingkan BlackBerry dan windows mobile. Berbagai sistem operasi terdahulu terbukti memiliki celah keamanan yang bisa dimanfaatkan penjahat dunia maya untuk meretasnya. Windows Mobile dan Symbian sebagai pemimpin pasar sistem operasi ponsel, telah banyak menuai virus dan malware.
Dengan bergulirnya Android, banyak kalangan menunggu apakah sistem operasi ini memiliki celah keamanan yang bisa digunakan untuk tujuan jahat. Secara teori, sistem operasi apapun berpotensi terkena virus asalkan beberapa persyaratan mendasar terpenuhi.
Pertama adanya aplikasi pihak ketiga yang banyak ditawarkan oleh pengembang independen, kedua ada bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan dipahami oleh orang lain, dan ketiga pangsa pasarnya harus besar. Jika syarat tersebut belum terpenuhi maka akan relatif sulit untuk menembus Android. Namun sistem open-source seperti pada Android memiliki kelebihan. Sifatnya yang terbuka dan dapat dikembangkan komunitas IT sehingga penjagaan Android akan lebih besar daripada sistem operasi lainnya.

Sistem Operasi Maemo
Maemo merupakan sebuah perkembangan platform yang bersifat sumber terbuka untuk perangkat-perangkat yang menggunakan sistem Linux, seperti internet tablet, yang mewarisi arsitektur Linux dari sistem operasi Unix. Maemo dibuat melalui komponen sumber terbuka yang digunakan secara luas dengan beberapa tambahan untuk mengintegrasikan kesemuanya dengan baik pada perangkat yang menggunakannya.
Internet tablet merupakan perangkat yang digunakan yang menyediakan desktop pada level PCemail). Perangkat-perangkat tersebut memiliki resolusi tinggi, dengan layar sentuh sensitif berukuran 800 x 480 pixel. Nokia internet tablet menggunakan platform Maemo, yaitu Nokia 770, Nokia N800, dan Nokia N810, dan yang terbaru Nokia N900. yang digunakan untuk service internet.


DAFTAR PUSTAKA

http://tugaslis.blogspot.com/2011/12/perkembangan-sistem-operasi-dos-windows.html
http://rochmaetkjsmkbisapbl.blogspot.com/2012/03/perkembangan-sistem-operasi.html
http://language-komputer.blogspot.com/2011/03/sejarah-dan-perkembangan-sistem-operasi.html
http://mamayukero.wordpress.com/2010/04/08/perkembangan-os-mobile/